Aksi Mahasiswa Luwu Raya Memanas, Datu Luwu Serukan Dukungan Terbuka

Syarwan
Rabu, 21 Januari 2026 07:04 - 38 View

PALOPO, Caber.id – Dukungan terbuka dan tegas terhadap perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya datang langsung dari Datu Luwu, Andi Maradang Machulau.

Ia turun langsung menemui massa aksi Pengurus Besar Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (PB IPMIL Raya) dan menyatakan berada di garis perjuangan yang sama dengan para demonstran.

Di hadapan peserta aksi, Datu Luwu menyerukan agar perjuangan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Luwu Tengah serta pembentukan Provinsi Luwu Raya tidak berhenti di jalan dan tidak dibiarkan menjadi gerakan mahasiswa semata.

“Saya, insya Allah, akan tetap bersama anak-anakku sekalian. Saya ada di belakang kalian, saya ada dalam jiwa dan diri kalian semua. Karena itu, mari kita berjuang bersama-sama,” tegas Datu Luwu.

Ia bahkan mendorong massa untuk terus menyuarakan aspirasi secara terbuka tanpa rasa takut.

“Teriakkan apa yang kalian inginkan. Teriakkan apa yang ada dalam pikiran kalian. Teriakkan sepenuhnya keinginan tentang Provinsi Luwu Raya. Jangan diam, jangan berhenti sekarang,” serunya.

Tak hanya memberikan dukungan moral, Datu Luwu juga melontarkan kritik terhadap sikap sejumlah tokoh Tana Luwu yang dinilainya masih pasif dalam menyikapi perjuangan pemekaran wilayah.

“Jangan biarkan tokoh-tokoh Tana Luwu hanya diam dan berpangku tangan melihat perjuangan anak-anakku. Ini bukan hanya keinginan mahasiswa, ini adalah keinginan kita semua,” ujarnya.

Datu Luwu menegaskan bahwa perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar.

“Tanamkan dalam diri kita bahwa perjuangan Tana Luwu adalah harga mati. Tidak ada lagi kata tidak untuk Provinsi Luwu Raya yang kita harapkan ke depan,” tandasnya.

Aksi unjuk rasa tersebut digelar oleh PB IPMIL Raya yang tergabung dalam Aliansi Wija to Luwu di depan Kantor Wali Kota Palopo, Selasa (20/1/2026).

Demonstrasi juga diwarnai pembakaran ban bekas sebagai simbol kekecewaan atas lambannya realisasi pemekaran wilayah di Tana Luwu.

Aksi berlangsung bertepatan dengan kegiatan Silaturahmi Nasional II Wija to Luwu yang digelar di Ruang Ratona, Kantor Wali Kota Palopo. Usai berorasi di luar kantor wali kota, massa kemudian masuk ke Ruang Ratona dan secara langsung meminta komitmen Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) untuk memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Ketua PB IPMIL Raya sekaligus Jenderal Lapangan Aksi, Abd Hafid, menegaskan bahwa gerakan tersebut akan terus berlanjut hingga tuntutan terwujud.

“Kami datang untuk menuntut percepatan pembentukan DOB Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya,” ujarnya.

“Kedepan, kami akan melakukan konsolidasi akbar untuk terus menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya,” Sambungnya. (*)