Bupati Luwu Temui DPR RI di Senayan, Bahas Kelayakan Luwu Raya Jadi Provinsi
LUWU, Caber.id – Upaya pemekaran Provinsi Luwu Raya dan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah kian menguat. Bupati Luwu H. Patahudding bersama Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevy Bijak Pawindu dan Wakil Wali Kota Palopo Akhmad Syarifuddin menggelar pertemuan strategis di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Unru Baso serta mantan Kepala Kepolisian Daerah Irjen Pol (Purn.) Frederik Kalalembang.
Sejumlah isu krusial dibahas, mulai dari kesiapan administrasi daerah, pemenuhan persyaratan teknis dan kewilayahan, hingga strategi penguatan dukungan politik di tingkat nasional.
Bupati Luwu H. Patahudding, yang terpilih memimpin Kabupaten Luwu periode 2025–2030, menegaskan bahwa pemekaran wilayah merupakan aspirasi lama masyarakat Luwu Raya.
Menurutnya, pemekaran diharapkan menjadi solusi untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pemerataan kesejahteraan.
“Harapan kami, pemekaran ini mampu mempercepat pembangunan yang lebih merata dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Patahudding.
Sementara itu, Unru Baso menegaskan bahwa DPR RI pada prinsipnya terbuka terhadap aspirasi daerah. Ia menyatakan komitmennya untuk mengawal setiap usulan pemekaran yang memenuhi syarat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Selama seluruh persyaratan administrasi, teknis, dan kewilayahan terpenuhi, aspirasi daerah akan kami perjuangkan di tingkat pusat,” kata Unru Baso.
Senada, Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang menekankan pentingnya sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan wakil rakyat di DPR RI.
Menurutnya, koordinasi yang terarah dan berkelanjutan menjadi kunci agar proses pemekaran tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat.
Pertemuan di Plaza Senayan ini diharapkan menjadi langkah awal konsolidasi politik dan administratif guna memperkuat perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah di masa mendatang.(*)