Demo Luwu Raya Kian Meluas, Warga Kini Blokade Jalan dengan Ekskavator

Syarwan
Senin, 26 Januari 2026 17:15 - 127 View

LUWU, Caber.id – Gelombang aksi demonstrasi menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya terus berlanjut dan kian meluas. Hingga Senin (26/1/2026), aksi dukungan kini menyebar ke Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu.

Di lokasi tersebut, masyarakat melakukan blokade jalan menggunakan alat berat berupa eskavator di perempatan lampu merah Padang Sappa, yang merupakan jalur utama Trans Sulawesi.

Aksi ini menyebabkan arus lalu lintas lumpuh dan kemacetan panjang kendaraan roda empat tak terhindarkan.

Massa aksi menyebutkan bahwa langkah ini merupakan inisiatif murni masyarakat Padang Sappa sebagai bentuk dukungan nyata terhadap percepatan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Koordinator Aksi, Iwan Patangke, menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh lagi bersikap pasif dalam memperjuangkan aspirasi daerah.

“Ini sudah waktunya kita menyampaikan aspirasi. Kita tidak boleh diam. Semua elemen masyarakat harus bergerak bersama untuk mewujudkan Provinsi Luwu Raya,” tegasnya dalam orasi.

Hal senada disampaikan Taton, Jenderal Lapangan aksi. Ia menekankan bahwa gerakan tersebut lahir dari kesadaran kolektif masyarakat, tanpa intervensi pihak mana pun.

“Aksi ini murni inisiatif masyarakat. Sudah saatnya Padang Sappa ikut bersuara secara terbuka dan tegas untuk pemekaran Provinsi Luwu Raya,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme warga yang cukup tinggi. Sejumlah peserta aksi secara bergantian menyampaikan orasi yang menegaskan dukungan terhadap pembentukan provinsi baru tersebut sebagai bagian dari perjuangan besar masyarakat Tana Luwu.

Akibat blokade jalan, antrean panjang kendaraan roda empat mengular di sekitar lokasi. Sementara itu, kendaraan roda dua terpaksa dialihkan melalui jalur-jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Aksi ini menambah daftar panjang gelombang dukungan rakyat terhadap pemekaran Luwu Raya yang dalam beberapa hari terakhir berlangsung serentak di berbagai wilayah.(*)