Dua Guru Luwu Raih Penghargaan Nasional 7KAIH 2025
LUWU, Caber.id – Dunia pendidikan Kabupaten Luwu kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua pendidik asal Luwu, yakni Suganna Wahid, Kepala SMP Negeri 1 Lempobatu Satap, dan Retno Rusdiana, Guru SMP Negeri 1 Bajo, berhasil meraih Penghargaan Cerita Praktik Baik pada ajang Sayembara Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pengumuman pemenang disampaikan melalui kanal resmi Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen. Kabupaten Luwu tercatat sebagai salah satu daerah yang paling menonjol tahun ini setelah dua wakilnya berhasil memenangkan kategori berbeda.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Suganna Wahid dinobatkan sebagai pemenang kategori Cerita Praktik Baik Satuan Pendidikan Tertinggal, sementara Retno Rusdiana meraih penghargaan pada kategori Cerita Praktik Baik Satuan Pendidikan SMP Sederajat.
Capaian ini memperkuat kontribusi Kabupaten Luwu dalam mendorong inovasi pendidikan berbasis karakter yang diakui pemerintah pusat.
Penyerahan penghargaan berlangsung di Hotel Redtop, Gambir, Jakarta, Rabu (10/11/2025), dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Menteri, serta jajaran pejabat Kemendikdasmen.
Acara tersebut turut menghadirkan Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, yang memberikan apresiasi langsung kepada para pemenang.
Suganna Wahid menerima Piagam Penghargaan bersertifikat elektronik sebagai bukti pengakuan nasional atas inovasi yang ia terapkan di sekolah terpencil. Ia menyambut penghargaan tersebut dengan penuh syukur dan menjadikannya momentum untuk memperkuat pembenahan sekolah.
“Semoga cerita praktik baik yang kita menangkan dapat menjadi inspirasi serta katalisator bagi transformasi di sekolah lain, terutama dalam menerapkan tujuh kunci aksi inovasi hebat (7KAIH) untuk mengatasi berbagai tantangan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa capaian ini semakin istimewa karena dua pendidik asal Luwu berhasil membawa pulang penghargaan pada waktu yang bersamaan.
Sayembara Gerakan 7KAIH merupakan kompetisi nasional yang mendorong satuan pendidikan menghadirkan praktik inovasi pembelajaran berbasis karakter.
Program ini menekankan tujuh kebiasaan positif, termasuk disiplin, empati, kreativitas, kolaborasi, dan refleksi diri, sebagai fondasi pembentukan generasi pelajar berkarakter kuat.
Cerita praktik baik yang diikutkan dalam sayembara dinilai berdasarkan dampak, keberlanjutan, inovasi, serta nilai edukatif bagi satuan pendidikan lain.
Prestasi yang diraih Suganna Wahid dan Retno Rusdiana tidak hanya mengharumkan nama sekolah dan daerah, tetapi juga mempertegas posisi Kabupaten Luwu sebagai wilayah yang aktif mendorong transformasi pendidikan menuju pembelajaran berkarakter dan berkelanjutan.