Jembatan Salubua–Kaili Diresmikan, Koneksi Wilayah di Suli Barat Kian Lancar

Syarwan
Senin, 16 Februari 2026 08:54 - 16 View

LUWU, Caber.id – Pemerintah Kabupaten Luwu telah meresmikan Jembatan Salubua–Kaili yang berada di wilayah Kecamatan Suli Barat pada Jumat (13/2/2026).

Peresmian tersebut menjadi sangat penting karena berperan sebagai penghubung antarwilayah dan desa di kecamatan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan dilakukan melalui dua tahapan.

Tahap awal dilaksanakan pada 2018 dengan anggaran sekitar Rp1,4 miliar. Selanjutnya, penyelesaian proyek dilakukan pada 2025 melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai sekitar Rp7 miliar.

Jembatan tersebut memiliki panjang bentang 60 meter dan lebar 4,2 meter dengan konstruksi beton mutu K-250 yang dirancang mampu menahan beban hingga 250 kilogram per sentimeter persegi.

“Proyek Jembatan Salubua juga masuk dalam program prioritas daerah tahun 2025 karena selain nilai investasinya cukup besar, pengerjaannya juga memiliki tingkat kesulitan teknis yang tinggi,” ujar Ikhsan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut sejalan dengan dokumen perencanaan daerah yang menitikberatkan pada pengembangan wilayah unggul, berkarakter, dan berbasis bisnis.

“Implementasinya diwujudkan melalui penguatan jaringan infrastruktur dan konektivitas antar kecamatan maupun desa guna meningkatkan aksesibilitas wilayah,” ucapnya.

Rampungnya pembangunan jembatan strategis di Suli Barat dalam satu tahun masa kepemimpinan Bupati merupakan capaian dan keberhasilan yang patut diapresiasi.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu, H. Patahudding menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kerja pada tahun pertama masa jabatannya.

Ia mengungkapkan bahwa pada awal kepemimpinannya sempat terjadi efisiensi anggaran akibat penarikan dana ke pusat sekitar Rp97 miliar, namun pembangunan tetap berhasil diselesaikan.

“Jembatan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, mempersingkat jarak tempuh, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan produksi warga di Suli Barat,” tuturnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Selain meresmikan Jembatan Salubua–Kaili, bupati juga meresmikan jembatan di Desa Muhajirin, Kecamatan Suli Barat, serta jembatan di Desa Posi, Kecamatan Bua.

Kedua proyek tersebut berasal dari dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk tahun anggaran 2024 dengan pelaksanaan pada 2025.(*)