Musda Persamil Luwu 2026: Bupati Dorong Mubaligh Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Syarwan
Sabtu, 17 Januari 2026 22:12 - 53 View

LUWU, Caber.id – Persatuan Mubaligh Islam Luwu (Persamil) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pemilihan ketua dan pengurus periode 2026–2031.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Belopa, Sabtu (17/1/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Penjabat Sekertaris Daerah (Pj Sekda) Luwu, Muh. Rudi, dalam sambutan tertulis Bupati Luwu yang dibacakannya. Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Persamil atas dedikasi dan kontribusinya dalam membina umat.

Bupati menegaskan bahwa Persatuan Mubaligh Islam memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dakwah, pencerahan umat, serta pembinaan akhlak dan moral masyarakat.

Di tengah tantangan globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, para mubaligh diharapkan tidak hanya menyampaikan dakwah secara normatif, tetapi juga mampu menjadi teladan, penyejuk, sekaligus pemersatu umat.

“Musyawarah daerah ini memiliki makna yang penting dan strategis, tidak hanya sebagai forum evaluasi dan konsolidasi organisasi, tetapi juga sebagai wadah untuk merumuskan program kerja yang adaptif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan umat, serta sejalan dengan arah pembangunan daerah,” ujar Muh. Rudi saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menambahkan, Bupati Luwu berharap Musda ini dapat melahirkan kepengurusan yang solid, amanah, dan berintegritas, serta mampu membawa Persamil Kabupaten Luwu semakin maju dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Luwu yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Persamil Kabupaten Luwu H. Usman Sahab dalam sambutannya menyampaikan bahwa Persamil merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan, khususnya pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

Ia mengungkapkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi para mubaligh, seperti keterbatasan literasi dan materi dakwah, perbedaan latar belakang pengalaman, serta masih rendahnya partisipasi masyarakat terhadap kegiatan dakwah.

Pembina Persamil Luwu H. Jufri menegaskan bahwa Musda ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan motivasi, semangat, dan kolaborasi antara Persamil dan pemerintah daerah.

Menurutnya, Persamil tidak hanya berperan sebagai corong dakwah, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi dan program kepada masyarakat, baik di bidang keagamaan, ekonomi, sosial, maupun pembangunan lainnya.

Ketua Panitia Musda, Pahruddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musda Persamil Kabupaten Luwu Tahun 2026 bertujuan memilih ketua dan pengurus Persamil periode 2026–2031, sekaligus memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah dalam semangat saling menghargai dan bekerja sama demi kemajuan daerah.

Pemerintah Kabupaten Luwu menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang sinergi dan kolaborasi dengan seluruh elemen keagamaan, termasuk Persamil, guna mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan. (*)