Oknum Brimob Diduga Aniaya Mahasiswa dan Warga di Kafe Palopo

Syarwan
Senin, 20 Oktober 2025 19:09 - 346 View

PALOPO, Caber.id – Seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo dan seorang warga diduga menjadi korban penganiayaan oleh enam orang yang disebut sebagai oknum anggota Brimob.

Peristiwa itu terjadi di salah satu tempat hiburan malam, Cafe Upstreet Palopo, pada Sabtu malam (18/10/2025).

Menurut keterangan saksi, insiden bermula ketika salah satu korban memanggil seorang perempuan yang diketahui merupakan teman dari para pelaku. Peristiwa sepele tersebut memicu adu mulut hingga berujung pada aksi pemukulan di luar area kafe.

“Awalnya korban hanya memanggil temannya pelaku, tapi pelaku tidak terima. Pihak kafe sempat meminta mereka menyelesaikan di luar, namun begitu keluar langsung terjadi pemukulan,” ujar salah satu rekan korban, Minggu (19/10/2025).

Akibat kejadian itu, dua orang menjadi korban. Mereka adalah Syukran, warga Palopo yang mengalami luka robek di kepala dan harus mendapat beberapa jahitan di RS Palemmai Palopo, serta Kausar, mahasiswa Fakultas Hukum Unanda, yang mengalami memar di bagian wajah.

Tidak terima dengan penganiayaan tersebut, puluhan mahasiswa Unanda Palopo menggelar aksi spontan di Mapolres Palopo, Minggu dini hari sekitar pukul 02.20 WITA.

Aksi yang dipimpin Ketua BEM Unanda Palopo, Afif Ikhlas, menuntut agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku segera diproses hukum.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Palopo. Kami akan kawal proses hukumnya agar tidak ada lagi kekerasan terhadap mahasiswa, apalagi jika dilakukan oleh aparat yang seharusnya mengayomi masyarakat,” tegas Afif.

Kasat Reskrim Polres Palopo, IPTU Syahrir, membenarkan pihaknya telah menerima laporan penganiayaan tersebut dan kini tengah melakukan penyelidikan.

“Kami telah menerima laporan terkait dugaan tindak penganiayaan di salah satu kafe di Kota Palopo. Saat ini tim penyidik sudah memeriksa korban dan sejumlah saksi,” ujarnya.

Syahrir menambahkan, pihaknya juga akan menelusuri dugaan keterlibatan oknum Brimob yang disebut oleh korban.

“Kami akan dalami semua informasi, termasuk dugaan keterlibatan anggota Brimob. Namun, untuk saat ini kami belum dapat memastikan kebenaran hal tersebut karena masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami minta masyarakat tidak mudah percaya atau menyebarkan spekulasi di media sosial. Polres Palopo akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Cafe Upstreet dikenal sebagai salah satu tempat hiburan malam yang cukup ramai di Kota Palopo, terutama pada akhir pekan.

Kafe ini kerap menggelar pertunjukan musik dan menjadi tempat tongkrongan anak muda. Meski pihak pengelola telah membatasi aktivitas minum-minuman keras, beberapa pengunjung disebut masih kerap membawa minuman beralkohol ke dalam area kafe.