Pembalap Awhin Sanjaya Tutup Usia, Luwu Raya Kehilangan Putra Terbaiknya

Syarwan
Senin, 15 Desember 2025 10:34 - 126 View

LUWU, Caber.id – Dunia balap motor Indonesia berduka. Pembalap muda berbakat asal Luwu Raya, Awhin Sanjaya, meninggal dunia usai mengalami insiden tragis saat berlaga di Sirkuit Sabaq, Kota Jambi, Minggu (14/12/2025).

Kabar wafatnya Awhin dengan cepat menyebar di kalangan komunitas otomotif nasional dan memicu gelombang duka mendalam. Rekan sesama pembalap, tim, serta para penggemar kehilangan sosok rider muda yang dikenal memiliki semangat juang tinggi dan dedikasi kuat di lintasan balap.

Awhin Sanjaya bukan hanya atlet balap, tetapi juga simbol kebanggaan daerah. Setiap kali turun ke lintasan, ia membawa harapan besar masyarakat Luwu Raya. Penampilannya di berbagai ajang balap nasional kerap mencuri perhatian dan mendapat dukungan luas, khususnya dari Sulawesi Selatan.

Karier Awhin ditempa melalui ketekunan, disiplin, dan sederet prestasi membanggakan. Ia dikenal sebagai pembalap gigih dengan keberanian tinggi dalam menaklukkan tikungan sulit, serta memiliki kecepatan yang konsisten di lintasan lurus. Karakter tersebut membuatnya dihormati sebagai salah satu rider paling menjanjikan di generasinya.

“Awhin adalah rival yang tangguh sekaligus kawan yang baik. Ia selalu memberikan yang terbaik di setiap kelas,” ujar salah seorang rekan pembalap.

Di usia yang relatif muda, Awhin telah membuktikan bahwa talenta daerah mampu bersaing di level tertinggi balap motor nasional. Namun, insiden di Sirkuit Sabaq merenggut nyawanya dan menjadi kehilangan besar bagi masa depan olahraga balap Indonesia.

Sejak kabar duka itu tersiar, media sosial dan grup komunitas balap dipenuhi ungkapan belasungkawa. Banyak pihak mengenang Awhin sebagai pribadi ramah, pekerja keras, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia balap.

Kepopulerannya di kalangan remaja Luwu Raya menjadikan Awhin dikenal, hingga pemulangan jenazahnya ke rumah duka di Palopo juga dipadati oleh puluhan penggemarnya yang memenuhi jalan poros.

Ucapan duka juga datang dari berbagai elemen, mulai dari komunitas otomotif, hingga tokoh balap nasional. Doa dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Selamat jalan, Awhin Sanjaya, putra terbaik Luwu Raya. Semangat dan dedikasimu di lintasan akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi pembalap berikutnya. (srw).