PT Masmindo dan Pokja Luwu Serap Aspirasi Warga di 5 Desa Lingkar Tambang

Syarwan
Jumat, 14 November 2025 09:10 - 95 View

LUWU, Caber.id – Kelompok Kerja Percepatan Investasi Kabupaten Luwu (Pokja) dan PT Masmindo Dwi Area (MDA) kembali menggelar rangkaian Forum Desa (FORDES) di lima wilayah lingkar tambang dan jalur akses Awak Mas Project, Kamis (13/11/2025).

Kelima wilayah tersebut meliputi Desa To’ Barru, Desa Sampeang, Desa Kadundung, Desa Kadong-Kadong, serta Kelurahan Bajo.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda komunikasi berkelanjutan antara Pokja dan MDA untuk memperkuat koordinasi, menyerap aspirasi masyarakat, serta memastikan proses pembangunan berjalan terbuka dan sejalan dengan rencana pembangunan daerah.

Dalam pertemuan di lima lokasi tersebut, masyarakat menyampaikan beragam kebutuhan, meliputi:

  • Infrastruktur: perbaikan dan pelebaran jalan desa, penyediaan air bersih, serta bantuan sarana ibadah dan olahraga.
  • Sosial: pelatihan keterampilan, beasiswa bagi pelajar berprestasi, dan keberlanjutan program pengobatan gratis.
  • Ekonomi: pelibatan BUMDes dan koperasi dalam pengembangan usaha pertanian, peternakan, kuliner, hingga depot air desa.
    Masyarakat juga menekankan pentingnya pendampingan teknis, bantuan bibit, serta peran koperasi dalam rantai pasok produk lokal.

Sekretaris Pokja, Zulkarnaim, menjelaskan bahwa FORDES telah menjadi ruang dialog resmi antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan.

“Pokja hadir untuk menjembatani kepentingan warga, pemerintah, dan MDA. Aspirasi masyarakat harus didengar, diproses, dan ditindaklanjuti. FORDES menjadi wadah untuk menyelaraskan persepsi dan mendorong keterbukaan,” ujarnya.

Kegiatan FORDES di 5 wilayah are sekitar tambang.(dok.humas).

Hal yang sama juga disampaikan, Kepala Desa Kadundung yang juga Ketua APDESI Kecamatan Latimojong, Parambung. Ia menilai FORDES sebagai langkah konstruktif dalam membangun ruang komunikasi.

“Forum Desa adalah langkah baik yang dilakukan oleh MDA dan Pemkab Luwu. Perusahaan datang langsung mendengarkan keluhan masyarakat. Kami di Kadundung tetap mengedepankan dialog untuk mencari solusi. Melalui FORDES, MDA dapat memperkuat kerja sama berkelanjutan pada potensi pertanian, perkebunan, dan peternakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Bajo, Muhammad Imran, turut menegaskan pentingnya forum ini.

“Kegiatan FORDES wajib kita dukung karena perusahaan hadir langsung membuka ruang dialog. MDA menunjukkan itikad baik untuk melebur bersama masyarakat. Ini kesempatan bagi kita untuk memperkuat kolaborasi,” katanya.

Komitmen MDA Jaga Komunikasi Terbuka

Kepala Teknik Tambang MDA, Mustafa Ibrahim, menegaskan FORDES tetap digelar meski perusahaan masih dalam tahap konstruksi dan belum berproduksi.

“Forum ini bukan hanya sarana dialog, tetapi mekanisme membangun kepercayaan. Kami sadar tidak semua keinginan bisa dipenuhi, namun setiap masukan akan kami tindak lanjuti bersama Pokja agar berujung pada program nyata yang bermanfaat,” jelasnya.

Pelaksanaan FORDES di empat desa dan satu kelurahan ini menegaskan komitmen Pokja dan MDA untuk memperkuat dialog lintas pihak serta memastikan manfaat investasi dirasakan secara inklusif oleh masyarakat lingkar tambang.

Forum ini diharapkan menjadi jembatan yang memperkuat kepercayaan publik dan sinergi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Luwu.