Revitalisasi Rampung, SDN 11 Buntu Barana di Luwu Masih Kekurangan Pagar Sekolah
LUWU, Caber.id – Pasca libur Tahun Baru 2026, kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung di sejumlah sekolah, termasuk SD Negeri 11 Buntu Barana yang terletak di Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu.
Sekolah yang berdiri sejak 1970 dan memiliki sekitar 60 siswa ini kini menempati bangunan baru hasil program Revitalisasi Sekolah dari Kementerian terkait.
Kehadiran bangunan baru tersebut menjadi angin segar bagi sekolah yang selama ini kerap terdampak banjir luapan Sungai Suli.
Kepala SDN 11 Buntu Barana, Dorkas Patanduk, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan rehabilitasi bangunan sekolah tersebut.
“Sejak dulu, sarana dan prasarana yang layak menjadi harapan kami para guru untuk menunjang proses pembelajaran. Dengan adanya bantuan revitalisasi ini, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang masih memberikan perhatian kepada sekolah kami,” ujar Dorkas saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/1/2026).
Meski demikian, Kepsek Dorkas mengungkapkan masih terdapat kebutuhan mendesak yang perlu mendapat perhatian, yakni pembangunan pagar sekolah.
Berdasarkan pantauan Caber.id, hingga kini sekolah tersebut belum memiliki pagar pembatas yang mengelilingi area sekolah secara menyeluruh.
![]()
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada keamanan dan pengawasan siswa, serta membuka peluang bagi orang asing untuk dengan mudah memasuki lingkungan sekolah.
“Pagar sekolah kami baru ada di bagian pintu masuk. Sementara di sisi samping dan belakang belum dibangun. Kami sangat berharap Pemerintah Daerah Luwu dapat memperhatikan hal ini, terlebih sekolah kami juga berada di wilayah rawan banjir,” ungkapnya.
Hal ini tentunya menjadi PR untuk pemerintah dalam memperhatikan pembangunan sarana pendukung seperti pagar sekolah. ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan, sekaligus menjamin keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar di Kabupaten Luwu.